Jejeran Gamer Kontroversial, Ada yang Diberi hukuman 116 Tahun Penjara!

Posted on

Kecuali populer sebab kekuatannya bermain game, rupanya ada banyak gamer karieronal yang memetik pro-kontra. Serta, ada yang terancam 116 tahun penjara!
Sekarang ini, makin banyak gamer yang mulai populer. Tidak cuma lelaki, tetapi wanita juga banyak yang menekuni hoby ini. Ada yang sebatas bermain game untuk selingan, ada pula yang masuk dalam team karieronal.

Kemahiran mereka bermain game juga bawa mereka pada karier yang terus bertumbuh. Ditambah lagi saat ini ranah eSport telah makin dilihat. Banyak antara mereka yang sukses mendapatkan prestasi.

Walau demikian, tidak sedikit gamer karieronal yang justru memetik pro-kontra. Berikut beberapa gamer yang trending sebab masalah yang polemis.

Jejeran Gamer Kontroversial

Walau populer sebab kelihaiannya bermain game online, rupanya ada pula beberapa gamer karieronal yang memetik pro-kontra.

Serta, ada pula gamer karieronal yang kariernya berhenti serta justru usai di penjara. Ingin tahu? Yuk, baca artikelnya sampai usai, geng!

1. Ericko Lim

Pada 2019 lalu, YouTuber sekaligus juga gamer, Ericko Lim terlilit masalah narkoba. Pria yang hoby bermain League of Legends ini dapat dibuktikan konsumsi narkoba sampai divonis satu tahun hukuman penjara dengan rehabilitas, geng.

Ericko soapking Lim diamankan di teritori apartemen di Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, pada 5 Juli 2019 kemarin. Barang faktanya berbentuk dua butir tablet ekstasi sama seperti yang dikutip dari web sah Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Ia juga dijaring dengan 2 klausal sekaligus juga, yaitu klausal 112 Klausal 112 mengenai perebutan barang terlarang dengan minimum hukuman penjara 4 tahun, serta Klausal 127 tentang pengguna barang terlarang dengan minimum hukuman penjara yang tidak diputuskan.

2. Jonathan Sanchez

Gamer dari komune Overwatch League ini terlibat masalah pelecehan seksual di bawah usia atau pedofilia.

Masalah yang tersangkut pemain dari team Boston Uprising ini bermula dari upload seorang siswi SMA berumur 14 tahun namanya Lily. Gadis itu mengatakan jika si gamer ingin mengawali hubungan seks online sesudah lama chat dengannya.

Sesudah masalah dari Lily ramai dibicarakan publik, seorang wanita berumur 16 tahun yang namanya tidak mau disebut memberikan laporan pada jurnalis jika masalah sama berlangsung pada dianya.

Terbongkarnya masalah itu juga jadi akhir karier dari gamer yang diketahui dengan nama DreamKazper ini. Masalahnya faksi Boston Uprising serta Overwatch League memberi sangsi terbesarnya dengan akhiri kontraknya dengan cara langsung.

3. Sasha Hostyn

Sasha Scarlett Hostyn pernah intensif bermain DOTA 2 meskipun tidak tahan lama. Di umur 17 tahun, Sasha putuskan ikuti kompetisi eSport.

Kompetisi yang ia turuti contohnya Starcraft, NESL Iron Lady di Amerika Utara. Waktu itu, ia berprestasi di kompetisi spesial wanita sampai memenanginya 2x beruntun.

Walau gamer cantik ini memenangi kompetisi itu, rupanya ada pro-kontra yang menanyakan jati dianya. Karena, Sasha memang tidak tercipta untuk wanita alias transgender, geng.

Banyak yang menjelaskan ia tidak diperkenankan memakai gender untuk selling-point. Tetapi, Sasha tidak menyerah serta terus berusaha, lepas dari gender ia sebetulnya sampai ia sukses ikuti kompetisi premier pertama kalinya.

4. Shayene Victorio

Pro player Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) ini memulai kariernya untuk gamer karieronal.

Kariernya berawal waktu ia diketahui di arena pertandingan CS:GO lokal. Ia juga menekuni kariernya itu semasa 10 tahun, lho, geng.

Tetapi pada Mei 2019, gamer asal Brazil ini putuskan untuk akhiri kariernya di dunia eSport serta berubah jadi influencer pada media social. Walau demikian, ia masih tetap aktif jadi streamer melalui YouTube serta Twitch.

Sayangnya, Victorio terlibat masalah penipuan serta menyertakan toko online kepunyaannya yang diurus dari 2013 sampai 2017 karena kelengahan bekas suaminya yang membuat 118 konsumen setia tidak terima pesanannya, uang mereka tidak dikembalikan.

Victorio juga dijatuhkan hukuman penjara sampai 116 tahun serta denda yang tidak disebut banyaknya. Walau demikian, berdasar hokum Brazil, Victorio cuma akan jalani hukuman penjara optimal 30 tahun.

5. PewDiePie

Pria bernama asli Felix Kjellberg ini populer karena videonya bermain game Minecraft serta beberapa game yang lain. Selama kariernya, ia juga sering terjebak pro-kontra.

Diantaranya pada 2017 waktu ia memetik kritikan sebab memakai kata N alias nigger pada pemain lain waktu ia bermain game sekalian lakukan streaming.

Pada tahun yang sama, Disney akhiri kerja sama juga dengan PewDiePie sesudah mendengarnya memakai penghinaan rasis waktu lakukan live streaming.

Disamping itu, waktu penembak yang tewaskan 51 orang di masjid di Christchurch, Selandia Baru, lakukan siaran secara langsung, ia memerintah pemirsa untuk me-subscribe YouTube PewDiePie.

Sesudah lakukan beberapa masalah, ia juga putuskan untuk pamit dari YouTube. Serta, ia meniadakan semua postingannya di account Twitter kepunyaannya.

Akhir Kata
Itu barusan beberapa gamer karieronal yang rupanya memetik pro-kontra, geng. Jalani hoby memang tidak ada kelirunya, seandainya tahu mana yang perlu serta tidak bisa dilaksanakan.

Tahu gamer lain yang kontroverial? Yuk, sharing di kotak kometar serta sampi temu di artikel setelah itu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *