Mengintip Isi Kantong Joki Game Online

Posted on

Mengintip Isi Kantong Joki Game Online – Pandemi COVID-19 telah menelan korban PHK dan dirumahkan yang cukup besar. Namun di sisi lain pandemi bisa menjadi pupuk bagi bisnis-bisnis baru, salah satunya joki game online. Segaf Alatas (19) dan Haikal (17) misalnya, mereka adalah pemilik akun Instagram @jokimlbb_jakarta. Lewat akun itu mereka menawarkan jasa joki game online Mobile Legends Bang Bang (MLBB).

Mengintip Isi Kantong Joki Game Online

China Terapkan Aturan Ini Untuk Atasi Kecanduan Game Online Pada Anak-anak

Di masa pandemi ini, keduanya tengah meraup keuntungan berlipat ganda dari sebelumnya. Biasanya per hari klien yang masuk hanya 1-2 orang, tapi saat pandemi melonjak menjadi 15 orang bahkan sempat mencapai 38 klien dalam 1 hari.Masa pandemi ini kita lagi jaya-jayanya. Waktu itu pernah 1 hari ada masuk 38 akun,” kata Haikal saat berbincang dengan detikcom.

Iya jauh parah bedanya, biasanya paling masuk cuma 1-2 per hari, ini bisa 15 sampai 38 akun. Ya nggak setiap hari sebanyak itu, tapi minimal jauh di atas hari biasanya,” timpal Segaf. Jasa yang dibanderol mereka bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu untuk naik level per bintang sampai Rp 250-300 ribu untuk naik level hingga Mythic. Tergantung juga dari level awal si klien.

Di masa pandemi ini omzet keduanya bisa mencapai Rp 60-80 juta. Pendapatan itu setelah dibagi-bagi ke worker, masing-masing mereka berdua mengantongi pemasukan bersih sekitar Rp 10-15 juta per bulan. Segaf dan Haikal memang kini mempekerjakan joki lainnya, mereka menyebutnya sebagai worker. Sistemnya bagi hasil, worker bisa mendapatkan 50-70%, tergantung misi dan target level yang harus dikerjakan.

Nah worker-worker itu mereka lagi-lagi mereka temukan saat di dalam game. Ketika bertemu kawan atau lawan yang mumpuni mereka tawari pekerjaan menjadi joki. Hingga saat ini ada sekitar 35 orang worker yang mereka pekerjakan. Salah satu joki yang bekerja menjadi worker mereka adalah Ravicky Mahrur. Remaja yang masih duduk di bangku kelas XI SMK itu sudah menjadi worker @jokimlbb_jakarta sejak 2018.

Ravicky tinggal Tulungagung, dia mengaku direkrut saat bertemu dalam game MLBB

Haikal dan Segaf terpincut dengan keahlian Ravicky. Ravicky biasanya bisa mengantongi uang Rp 700 ribu per minggu dari orderan yang diberikan Haikal dan Segaf. Tapi selama pandemi akun yang dia kerjakan melonjak 2 kali lipat, dia bisa mengantongi Rp 1,5 juta per minggu untuk mengerjakan 10-20 akun.

Tidak hanya itu, Ravicky juga secara pribadi membuka jasa joki game di luar @jokimlbb_jakarta. Dari klien pribadinya dia bisa mengantongi pendapatan Rp 1 jutaan per minggunya. Jika dihitung setiap bulan dia bisa mengantongi Rp 5-7 jutaan. Ada juga Andika Fanni Setiawan yang membuka jasa joki game online secara mandiri. Andika baru menjalani profesi sebagai joki game online selama 1 tahun. Dia masih menawarkan jasanya sebagai joki lewat akun Ig pribadinya @andikafanni.

Tidak seperti Haikal, Segaf dan Ravicky yang kesehariannya masih sekolah. Andika sebenarnya berprofesi sebagai atlet badminton. Dia sudah sering ikut kejuaran tingkat nasional. Tapi kegemarannya bermain Mobile Legends membuatnya berpikir untuk mencoba peruntungan menjadi joki. Sebagai atlet, awalnya Andika ingin menjadi pro player Mobile Legends, namun dia menyadari kemampuannya belum sampai setinggi itu.

Kalau jadi joki masih bisa mumpuni lah. Kalau mau jadi pro player win rate-nya juga harus bagus, akun harus bagus juga,” tuturnya. Meski begitu, Andika mengaku menikmati profesi sampingannya sebagai joki game online. Dia bisa mengantongi pemasukan mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,2 juta per minggu. Lalu seberapa besar peluang dari bisnis joki game online? Apakah profesi ini hanya sekadar musiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *