Si Pangeran dari Klan Artha Atau Lore Khaleed

Si Pangeran dari Klan Artha Atau Lore Khaleed

Posted on

Si Pangeran dari Klan Artha Atau Lore Khaleed. Tiap-tiap hero di Mobile Legends punya lore atau latar belakangnya semasing yang menarik buat kita baca. Khaleed Mobile Legends sebagai satu diantara hero dengan kejadian yang cukuplah menarik buat kita baca lantaran ceritakan terkait petualangannya di ruangan gurun pasir. Untuk kalian yang ingin tahu, lebih bagus langsung kita masuk yuk ke kajiannya!

Lore Khaleed Mobile Legends

Lore Khaleed

Ada suku kuno yang hidup di wilayah gurun yang gak berakhir, Agelta Drylands. Mereka bangun desa di selama Emerald Road serta bisa bangun peradaban lewat generasi yang gak terhitung jumlah.

Jadi pangeran dari Artha Clan, Khaleed amatlah menyintai pengembaraan. Ia kangen buat Ia begitu menghendaki keagungan dari budaya Emerald Road, punya mimpi kalau satu hari ia bisa mendatangi Agelta Drylands yang luas serta saksikan kemakmurannya. Sejak mulai ia masih terhitung muda, Khaleed kerap bawa pengawalnya berbarengan dalam pengembaraan di selama Emerald Road.

Sepanjang pengembaraan mereka, Khaleed bersua dengan pangeran Moskov dari Wildsand Clan. Ke dua pemuda yang saling pemberani share semangat yang sama dalam perlawanan, serta dalam sekejap sama sama terikat serta meningkatkan pertemanan yang kuat. Berbarengan mereka menjajahi semuanya Agelta Drylands.

Akan tetapi, pengembaraan Khaleed serta Moskov terjadi singkat. Tidak lama setalah itu, petaka menerpa klan mereka. Klan Thornwolf yang kuat menjelaskan perang serta rencana buat menyingkirkan semuanya Agelta Drylands, seperti Tyrant Khufra dahulu. Hadapi musuh yang gak pandang bulu, Khaleed serta Moskov akan memutuskan buat pimpin rakyat mereka serta berperang menentang penjajah.

Sepanjang peperangan, Khaleed tunjukkan kepemimpinan yang kuat serta karisma yang hebat. Tiap-tiap klan mengaku kebolehannya serta menuruti petunjuknya. Seiring bersamanya waktu, Moskov yang ambisi kehilangan perhatian orang serta perlahan berubah menjadi dongkol. Akan tetapi, Khaleed tak melihat perasaan temannya.

Khaleed serta Moskov pimpin sekutu klan serta menyingkirkan beberapa musuh mereka. Namun ketika tersebut mereka bakal mengontrol perang ini, serta suatu kecelakaan berlangsung. Buat memutar gelombang hadapi musuh mereka, Klan Thornwolf yang mundur akan memutuskan mereka bakal datang ke Ruins of Tivacan serta buka segel Khufra. Mereka menghidupkan Tyrant yang tertidur.

Disaat Khufra hidup kembali lagi, badai pasir mengamuk di semuanya Agelta, kemudian monster pasir yang menjijikkan lantas menuruti.

Khufra Serta Monster-Monster pasir

Hadapi Khufra serta monster-monster pasir, Khaleed berubah menjadi penentu. Ia menyuruh followernya buat mundur serta siap-siap hadapi perseteruan pada waktu waktu depan. Namun Moskov yang berang udah memastikan Khaleed jadi perbuatan pengecut serta tak bertanggung-jawab. Ia menentang Khaleed di muka banyak orang-orang serta menuding di atas ketentuannya. Ia memohon klan buat mengikutinya serta menyudahi intimidasi Khufra.

Akan tetapi, pimpinan dari semasing klan cuma bakal dengerin Khaleed. Tak ada yang menjawab panggilan Moskov. Moskov yang dibikin malu bertambah tidak suka, serta Khaleed mengusahakan buat menghentikannya, akan tetapi Moskov terus tak ingin dengerin. Ia pimpin orang-orangnya ke padang pasir, mau tunjukkan kebolehannya dalam medan perang.

Akan tetapi, Moskov serta rakyatnya dalam sekejap dikepung serta tertekan oleh Khufra serta monster pasir yang begitu kuat. Yang berlangsung yaitu pembantaian. Khaleed ditempatkan pada suatu dilema. Ia mesti menentukan di antara kawan yang udah berlaga dengannya bertahun-tahun, atau kehidupan serta hari depan semuanya klan?

Namun ia tidak bisa peroleh dua-duanya. Khaleed tak punya alternatif lainnya. Seusai penilaian yang teliti, ia akan memutuskan buat mundur dari sekutu klan. Seusai mereka sampai pada tempat yang aman, Khaleed ambil pedangnya serta kembali lagi buat selamatkan Moskov sendirian.

Namun ia udah telat. Klan Wildsand udah hilang. Mayat berantakan di tanah serta Moskov hilang. Khaleed cuma sukses mendapati tombaknya.

Diiringi dengan kebangkitan Khufra, sisi barat Land of Dawn jatuh ke keributan lagi. Kebanyakan daratan dilahap pasir apung, serta monster pasir jahat ini bagai pandemi pada tempat kuno yang damai ini. Saat ini bawa rasa bersalah lantaran tinggalkan Moskov, ambisi buat membalas marah, serta impian rakyatnya. Khaleed pimpin banyak pejuangnya ke pelbagai perlawanan dalam setahun lebih ke depan. Mereka bertarung menentang Khufra serta pasukan Klan Thornwolf, memusnahkan gelombang buat gelombang.

Tombak Moskov Serta Tembus Artefak

Dalam perlawanan paling akhir, Khaleed menyerang badai pasir, memanfaatkan tombak Moskov serta tembus artefak yang dipegang Khufra di tangannya: Orb of Sand. Orb itu mulai keluarkan pasir hirup, yang kebanyakan masuk di badan Khaleed serta memberikan kapabilitas buat menyuruh pasir.

Orb of Sand lantas hancur, serta badai pasir yang dahulunya menghitamkan langit biru udah tak ada lagi. Monster pasir udah pergi, serta Khufra yang terluka mundur kembali lagi Ruins of Tivacan. Namun sepanjang Tyrant serta followernya masih hidup, Khaleed akan tetap mesti bertanggung-jawab yang berat. Ia menyediakan dirinya sendiri serta banyak prajuritnya buat perlawanan pada waktu waktu depan menentang Khufra yang jahat. Ia bersumpah dengan semuanya hidupnya kalau ia kelanjutannnya bakal kembalikan perdamaian di Agelta.

Akan tetapi, jauh di bawah bayang-bayang, figure yang dikenalnya mengincar serta mamata-matai tiap-tiap pergerakan Khaleed.

Kawan lamanya, Moskov udah kembali lagi.

Tersebut ulasan perihal lore atau kejadian dari Khaleed Mobile Legends. Bagaimana menurut kalian perihal background dari hero yang satu berikut, cukup menakutkan kan? Coba tuliskan respon kalian di kotak kometar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *